Sebagai seorang trader, anda tidak cukup dengan mengandalkan analisis teknikal saja. jika anda ingin memaksimalkan keuntungan yang ingin didapat maka anda perlu menggunakan juga teknik analisis fundamental. analisis ini menggunakan kondisi ekonomi riil di suatu negara untuk melakukan analisis pergerakan harga. prinsipnya jelas, kondisi ekonomi menggambarkan kekuatan nilai tukar suatu negara.
ada korelasi yang jelas antara kondisi ekonomi suatu negara dengan nilai tukar mata uang suatu negara. untuk mengetahui kondisi ekonomi suatu negara kita dapat melihatnya melalui pemberitaan yang muncul. berita dapat kita ambil dari sumber pemerintah maupun non pemerintah.
Diantara indikator ekonomi yang ada, saya akan membahas tentang indikator core durable goods orders.
Core Durable Goods Orders adalah sebuah varian dari indikator Durable Goods Orders dimana nilainya didapat dari nilai Durable Goods Orders dikurangi dengan total nilai komponen Transportasi. Nilai permintaan di sektor transportasi yang sering berubah-ubah nilainya dapat membuat nilai Durable Goods Orders menjadi tidak tetap nilainya. Akibatnya trend harga dan inflasi sektor barang bahan baku menjadi tidak tetap.
Pada perjalanannya Para trader lebih memperhatikan indikator ini ketimbang indikator Durable Goods Orders itu sendiri. Hal ini dikarenakan efek rilis berita core durable goods order lebih fantastis terhadap nilai tukar mata uang. Jika Core Durable Goods Orders naik maka nilai mata uang negara setempat juga akan cenderung mengalami kenaikan.
contohnya misal rilis berita core durable goods orders di Amerika naik, maka USD akan mengalami penguatan. dan mata uang yang berpasangan dengan USD akan terkena pengaruhnya pula.